Festival tumpeng dan sholawat Nariyah memperingatkan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) IAINU bekerja sama dengan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kebumen. Acara yang sedang berlangsung di gedung auditorium IAINU Kebumen dihadiri oleh Anggota PMII, santri santri pesantren putri An Nahdloh dan para mahasiswa IAINU.

Dalam kenangannya Mustolih. MPd salah satu dosen IAINU Kebumen, jelaskan peran serta santri dalam merebut kemerdekaan NKRI. Santri memiliki peran besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia termasuk yang membunuh jendral Mallaby adalah santri, tidak hanya itu santri juga yang menaikan bendera merah putih, tutur Mustolih.

“Pendidikan pesantren adalah pendidikan sepanjang hayat. Bicara pendidikan islam bukan hanya tentang islam tapi lebih komperhensif “, jelasnya.

Solikhan selaku pengurus PC PMII Kebumen sudah mulai santri jaman sekarang harus menggunakan teknologi.“Dengan adanya teknologi penting. Perlu di pahami Teknologi merupakan alat untuk membantu memudahkan manusia “. Tegasnya

“Santri jangan hanya bisa ngaji tapi juga harus pandai menggunakan teknologi dengan bijak, yang bermanfaat agar mampu bersaing dalam persaingan global pada zaman sekarang”, imbuhnya.